Kamis, 30 Mei 2013

PERKEMBANGAN TARI DI INDONESIA




 BAB 2

 PERKEMBANGAN TARI DI INDONESIA



 

PERKEMBANGAN TARI DI INDONESIA
Menurut sumber dibedakan menjadi 3 tahap:
a.       Dekade sekitar tahun 20.000 SM hingga 400 M ( Primitif )
b.      Dekade sekitar tahun  400 M hingga 1945 M ( Feodal )
c.       Dekade sekitar tahun 1945 sampai sekarang ( Modern )

a.       Dekade tahun 20.000 SM hingga 400 M
PERIODESASI

Dibagi menjadi 2 zaman
1.      Zaman batu
Terjadi dalam  zaman batu tua atau paleoliticum seperti Pithecanthropus Erectus di desa trini madiun, homo solensis di desa ngandong di tepi sungai bengawan soo madiun, dan homo mojokertaensis di mojokerta jawa timur. Cirinya ditemukan alat berasal dari pecahan batu kasar dan manusia setengah kera , tempat tinggal berpindah pindah.

Setelah itu terjadi zaman Mesoliticum atau zaman pertengahan. Bukti peninggalannya yaitu Kapak dari batu besar yang diasah, alat dari tulang dan lukisan berupa gambar cap tangan dan babi hutan di gua leang-leang di Sulawesi selatan. Bentuk manusia sudah dapat dikatakan sebagai manusia sesungguhnya yang disebut homo sapiensis, dan sudah menggunakan akal pikirannya.

Dan terakhir adalah zaman Neoliticum atau zaman batu muda, peninggalannya berupa Kapak yang sudah diasah halus, tempayan dari tanah liat dan perhiasan dari batu, mata pencahariannya bercocok tanam dan bertenun, dan tempat tinggalnya menetap.

2.      Zaman logam
Bukti peninggalannya yaitu berupa kapak corong menyrupai sepatu , kapak dengan lukisan , perhiasan perunggu seperti kalung gelang subang. telah diketemukan nekara atau kendang yang terbuat dari perunggu di jawa, bali, Sumatra, dan nusa tenggara.
Tari pada zaman ini sangat erat kaitanya dengan kekuatan alam, bahkan menjadi tari yang dikeramatkan juga, seperti jenis tari untuk penyembuhan orang sakit, tari minta hujan, dan sebagainya.
Pada decade sekitar tahun 20.000SM sampai 400M tari-tari yang hidup pada kurun waktu itu mempunyai sifat magnis dan sacral sesuai dengan latar belakang kebudayaannyakekuatan alam sangat berpengaryh terhadap tata kehidupan manusia maupun masyarakatnya, sehingga ekspresi tarinya cenderung merefleksikan keadaan alam lingkungannya. Keadaan alam maupun kehidupan binatang binatangnya tampak menjadi inspirasi inspirasi timbulnya jenis tari seperti berburu, tari perang, dan sebagainya.
b.      Dekade tahun 400 M sampai 1945 M

Masyarakat pada decade ini digolongkan sebagai masyarakat fedoal. Munculnya kerajaan kerajaan menandai adanya pola hidup bersama antar individu maupun kelompok sebagai upaya untukmeningkatkan kehidupan yang lebih baik dan lebih harmonis.
Terjadi empat periode zaman:
a.       Zaman indonesia-Hindu
b.      Zaman Indonesia Islam
c.       Zaman Indonesia Budha
d.      Zaman Pergerakan Nasional

1.                  Zaman indonesia – Hindu
Pada zaman ini diawali dengan munculnya kerajaan yang berhaluan sekitar tahun 400M, yitu kerajaan kutai, di Kalimantan timur dan kerajaan tarumanegara di jawa barat. Proses peng-hindu-an sudah tampak pada abad pertama, yaitu ketika para pedagang india dating dan menetap di Indonesia. Para pedagang india bnyak yang menjalin keluarga dengan orang-orang asli Indonesia, sehingga mengakibatkan mengalirnya arus kebudayaan india. Bidang yang sangat menonjol dari arus kebudayaan india adalah kehidupan keagamaannya, yakini agama hindu. Hal itu bisa di buktikan melalui peninggalan – peninggalan yang berupa monument – monument keagamaan, seperti candi prambanan ( roro jongrang ) dan candi – candi di dieng jawa tengah, candi singasari di jawa timur, dsb. Selain itu secara hampir bersamaan pengaruh agama budha juga datang di Indonesia dengan bukti peninggalan mnumen keagamaan, yakini candi Borobudur, candi mendut, dsb. Melalui relief – relief pada candi – candi dapat di temukan bentuk – bentuk tari, jenis music yang mengiringi dan fungsinya.
Dalam agama hindu tari sering digunakan sebagai sarana pemujaan kepada dewa, terutama pada dewa wisnu dan dewa siwa. Dan yang paling erat hubungannya dengan tari adalah dewa siwa, terbukti dewa siwa sering di sebut dengan siwa nataraja ( siwa raja dari penari ), nahanata ( penari besar ), dan natapriva. Dalam kitab regeveda ( salah satu kitab suci hindu ) disebut dewa indra, dewa marut dan dewa acvni senagai dewa tari. Dalam kitab veda juga di sebutkan bahwa dewa bayu ( angin ), dewa agni ( api ) dan dewa surya ( matahari ) sebagai dewa penggerak dunia.
Menurut kepercayaan hindu, para penari yang menari untuk kepentingan agama merupakan kekasih dewa ( devadasi ). Pengaruh predikat kekasih dewa sampai sekarang masih membekas di bali, tempat berkembangnya agama  hindu dharma.

Pada relef candi Borobudur, prambanan dan dieng terdaat relief yang menggambarkan penari wanita sedang menghibur raja dan keluarganya (bangsa istana). Thomas stamfort raffles dalam bukunya history of java mengatakan, bahwa ronggeng merupakan tarian wanita yang khusus  untuk hiburan kaum laki-laki. Tari rongeng tidak selalu itarikan oleh penari wanita, melainkan juga oleh penari peria berbusana wanita(iravesti). Di Surakarta pada awal abad XX ronggeng dipakai untuk menyebutkan penari wanita bayaran. Dalam serat centbini dan cabolang disebutkan bahwa ronggeng atau teledak sebagai penghibur harus dibayar dengan tarif tertentu. Ronggeng sebagai arian hiburan sering mengikutsertakan  para penontonnya untuk terlibat menari bersama, sekarang lebih dikenal dengan tari tayub. Tari ronggeng/tayub meskipun merupakan tarian hiburan tetapi juga mendapat perhatian dari lingkungan kerajaan.

Pertunjukan yang sampai sekarang masih lestari
-          Tari klana topeng
-          Tari gunungsari ( jawa tengah )
-          Tari topeng panji
-          Topeng Rumyang dan temanggungan

2.      Zaman indonesia Islam
Zaman Indonesia islam ditandai oleh datangnya para pedagang dari india barat melalui Gujarat. Mereka selain berdagang juga menyebarkan agamanya, yakini agama islam. Namun,, demikian agama islam yang mereka bawa sudah kena pengaruh hindu, atau dengan kata lain telah berbau kehinduan.
Islam masuk ke Indonesia pada abad XIII yaitu ditandai dengan munculnya kerajaan islam di Sumatra uara, di jawa mulai pada saat berdirinya kerajaan demak menggantikan majapahit sekitar abad XV.

Dijawa barat terdapat dua gaya tari yaitu gaya sunda dan gaya cirebon. Di jawa tengah perkembangan tari ditandai dengan lahirnya karya sastra-sastra yang berupa babad di dalamnya memuat tentang informasi-informasi tentang tari.

Tari bedaya dan serimpi adalah jenis tari hiburan raja dan sekaligus merupakan tari untuk upacara-upacara di istana.
Tarian wireng adalah tarian keprajuritan yang dibawakan penari pria dengan membawa senjata

3.      Zaman Indonesia belanda
Pada awal abad  XVII Belanda dating ke Indonesia melalui pulau jawa bagian barat untuk berdagang rempah-rempah dan kemudian mendirikan VOC.
Terpecah menjadi dua yaitu Kasunanan surakarta dan Kasultanan yogyakarta
Tari jogjakarta memiliki haluan klasik
Sedangkan ciri tarian surakarta : Pandangan mata meluruh .  Kostumnya gemerlab Penari biasanya menggunakan Jamana

4.      Zaman Pergerakan Nasional
                                          
c.       Dekade tahun 1945 sampai sekarang
Berdirinya lembaga-lembaga forml dan non-formal dalam bidang kesenian menunjukan bahwa kegiatan kesenian dianggap mempunyai peranan penting dalam pembentukan dan memajukan bangsa

Singkatan dari perkembengan tarian sekarang
ASTI = Akademi Seni Tari Indonesia
ISI = Institut Seni Indonesia
STSI = Sekolah Tinggi Seni Indonesia
IKJ = Institut Kesenian Jakarta
Soal Essay!

1.      Sebutkan 3 tahap Periodesasi Perkembangan tari diindonesia ?
Dekade sekitar tahun 20.000 SM hingga 400 M ( Primitif )
Dekade sekitar tahun  400 M hingga 1945 M ( Feodal )
Dekade sekitar tahun 1945 sampai sekarang ( Modern )

2.      Sebutkan 2 zaman Dekade tahun 20.000 SM hingga 400 M ?
Zaman batu dan Zaman logam

3.      Sebutkan perkembangan pada zaman batu ?
Zaman paleoliticum , Zaman Mesoliticum , Zaman Neoliticum

4.      Jelaskan yang terjadi saat zaman Paleoliticum ?
Terjadi dalam  zaman batu tua atau paleoliticum seperti Pithecanthropus Erectus di desa trini madiun, homo solensis di desa ngandong di tepi sungai bengawan soo madiun, dan homo mojokertaensis di mojokerta jawa timur.

5.      Sebutkan cirri-ciri peninggalan yang ditemukan pada zaman paleoiticum?
Cirinya ditemukan alat berasal dari pecahan batu kasar dan manusia setengah kera , tempat tinggal berpindah pindah.

6.      Sebutkan bukti peninggalan pada zaman Mesoliticum ?
Setelah itu terjadi zaman Mesoliticum atau zaman pertengahan. Bukti peninggalannya yaitu Kapak dari batu besar yang diasah, alat dari tulang dan lukisan berupa gambar cap tangan dan babi hutan di gua leang-leang di Sulawesi selatan. Bentuk manusia sudah dapat dikatakan sebagai manusia sesungguhnya yang disebut homo sapiensis, dan sudah menggunakan akal pikirannya.

7.      Apa saja peningalan-peninggalan pada saat zaman Neoliticum ?
Dan terakhir adalah zaman Neoliticum atau zaman batu muda, peninggalannya berupa Kapak yang sudah diasah halus, tempayan dari tanah liat dan perhiasan dari batu, mata pencahariannya bercocok tanam dan bertenun, dan tempat tinggalnya menetap.

8.      Apasaja peninggalan pada zaman logam ?
Bukti peninggalannya yaitu berupa kapak corong menyrupai sepatu , kapak dengan lukisan , perhiasan perunggu seperti kalung gelang subang. telah diketemukan nekara atau kendang yang terbuat dari perunggu di jawa, bali, Sumatra, dan nusa tenggara.

9.      Bagaimana perkembangan tari pada zaman logam?
Tari pada zaman ini sangat erat kaitanya dengan kekuatan alam, bahkan menjadi tari yang dikeramatkan juga, seperti jenis tari untuk penyembuhan orang sakit, tari minta hujan, dan sebagainya.



10.  Bagaimana perkembangan tari pada decade tahun 20.000SM sanpai 400M?
Pada decade sekitar tahun 20.000SM sampai 400M tari-tari yang hidup pada kurun waktu itu mempunyai sifat magnis dan sacral sesuai dengan latar belakang kebudayaannyakekuatan alam sangat berpengaryh terhadap tata kehidupan manusia maupun masyarakatnya, sehingga ekspresi tarinya cenderung merefleksikan keadaan alam lingkungannya. Keadaan alam maupun kehidupan binatang binatangnya tampak menjadi inspirasi inspirasi timbulnya jenis tari seperti berburu, tari perang, dan sebagainya.

11.  Bagaimana masyarakat pada decade tahun 400M sampai 1945M?
Masyarakat pada decade ini digolongkan sebagai masyarakat fedoal. Munculnya kerajaan kerajaan menandai adanya pola hidup bersama antar individu maupun kelompok sebagai upaya untukmeningkatkan kehidupan yang lebih baik dan lebih harmonis.

12.  Sebutkan 4 periode zaman pada Dekade tahun 400 M sampai 1945 M ?
e.       Zaman indonesia-Hindu
f.       Zaman Indonesia Islam
g.       Zaman Indonesia Budha
h.      Zaman Pergerakan Nasional

13.  Bagaimana awal munculnya zaman Indonesia-hindu?
Pada zaman ini diawali dengan munculnya kerajaan yang berhaluan sekitar tahun 400M, yitu kerajaan kutai, di Kalimantan timur dan kerajaan tarumanegara di jawa barat. Proses peng-hindu-an sudah tampak pada abad pertama, yaitu ketika para pedagang india dating dan menetap di Indonesia. Para pedagang india bnyak yang menjalin keluarga dengan orang-orang asli Indonesia, sehingga mengakibatkan mengalirnya arus kebudayaan india. Bidang yang sangat menonjol dari arus kebudayaan india adalah kehidupan keagamaannya, yakini agama hindu.

14.  Apa saja peningalan-peningalan keagamaan pada zaman Indonesia-hindu?
Hal itu bisa di buktikan melalui peninggalan – peninggalan yang berupa monument – monument keagamaan, seperti candi prambanan ( roro jongrang ) dan candi – candi di dieng jawa tengah, candi singasari di jawa timur, dsb. Selain itu secara hampir bersamaan pengaruh agama budha juga datang di Indonesia dengan bukti peninggalan mnumen keagamaan, yakini candi Borobudur, candi mendut, dsb. Melalui relief – relief pada candi – candi dapat di temukan bentuk – bentuk tari, jenis music yang mengiringi dan fungsinya.

15.  Siapakah Dewa yang erat hubungannya dengan tari?.jelaskan!
Dan yang paling erat hubungannya dengan tari adalah dewa siwa, terbukti dewa siwa sering di sebut dengan siwa nataraja ( siwa raja dari penari ), nahanata ( penari besar ), dan natapriva. Dalam kitab regeveda ( salah satu kitab suci hindu ) disebut dewa indra, dewa marut dan dewa acvni senagai dewa tari. Dalam kitab veda juga di sebutkan bahwa dewa bayu ( angin ), dewa agni ( api ) dan dewa surya ( matahari ) sebagai dewa penggerak dunia.



16.  Apa yang dimaksut devadasi.jelaskan!
Menurut kepercayaan hindu, para penari yang menari untuk kepentingan agama merupakan kekasih dewa ( devadasi ). Pengaruh predikat kekasih dewa sampai sekarang masih membekas di bali, tempat berkembangnya agama  hindu dharma.

17.  Apa yang dimaksut tari ronggeng?.jelaskan!
Thomas stamfort raffles dalam bukunya history of java mengatakan, bahwa ronggeng merupakan tarian wanita yang khusus  untuk hiburan kaum laki-laki. Tari rongeng tidak selalu itarikan oleh penari wanita, melainkan juga oleh penari peria berbusana wanita(iravesti). Di Surakarta pada awal abad XX ronggeng dipakai untuk menyebutkan penari wanita bayaran. Dalam serat centbini dan cabolang disebutkan bahwa ronggeng atau teledak sebagai penghibur harus dibayar dengan tariff tertentu. Ronggeng sebagai tarian hiburan sering mengikutsertakan  para penontonnya untuk terlibat menari bersama, sekarang lebih dikenal dengan tari tayub. Tari ronggeng/tayub meskipun merupakan tarian hiburan tetapi juga mendapat perhatian dari lingkungan kerajaan.

18.  Sebutkan Pertunjukan yang sampai sekarang masih lestari di kalangan pedesaan!
·         Tari klana topeng
·         Tari gunungsari ( jawa tengah )
·         Tari topeng panji
·         Topeng Rumyang dan temanggungan

19.  Bagaimana awal dari Zaman Indonesia islam?
ditandai oleh datangnya para pedagang dari india barat melalui Gujarat. Mereka selain berdagang juga menyebarkan agamanya, yakini agama islam. Namun,, demikian agama islam yang mereka bawa sudah kena pengaruh hindu, atau dengan kata lain telah berbau kehinduan.
Islam masuk ke Indonesia pada abad XIII yaitu ditandai dengan munculnya kerajaan islam di Sumatra uara, di jawa mulai pada saat berdirinya kerajaan demak menggantikan majapahit sekitar abad XV.

20.  Dijawa barat terdapat dua gaya tari. Sebutkan?
yaitu gaya sunda dan gaya cirebon.

21.  Jelaskan yang dimaksut tari bedaya dan tari serimpi!
Tari bedaya dan serimpi adalah jenis tari hiburan raja dan sekaligus merupakan tari untuk upacara-upacara di istana.

22.  Jelaskan yang dimaksut Tarian wireng?
adalah tarian keprajuritan yang dibawakan penari pria dengan membawa senjata

23.  Jelaskan awal pada Zaman Indonesia belanda!
Pada awal abad  XVII Belanda dating ke Indonesia melalui pulau jawa bagian barat untuk berdagang rempah-rempah dan kemudian mendirikan VOC.

24.  sebutkan cirri cirri tarian Surakarta dan Jogjakarta!
Tari jogjakarta memiliki haluan klasik. Sedangkan ciri tarian surakarta : Pandangan mata meluruh .  Kostumnya gemerlab Penari biasanya menggunakan Jamana

25.  Sebutkan 4 singkatan perkembangan tari sekarang ?
Singkatan dari perkembengan tarian sekarang
ASTI = Akademi Seni Tari Indonesia
ISI = Institut Seni Indonesia
STSI = Sekolah Tinggi Seni Indonesia
IKJ = Institut Kesenian Jakarta





















SENI TARI DEFINISI TARI



BAB 1
TARI
A.     Pengertian Tari
Tari adalah ungkapan perasaan jiwa manusia yang diungkapkan melalui gerak ritmis yang indah dan diiringi musik.

Menurut manfaatnya tari dibedakan menjadi 2 yaitu sebagai hiburan dan komunikasi:
Sebagai Hiburan
Sifatnya penikmat saja/menghibur saja dan tidak perlu ada persiapan. Hiburan dapat berupa: tarian, music, lawakan.
Sebagai Komunikasi
Yaitu melalui gerak-ruang-waktu yang ada padanya yang membawa misi/pesan-pesan sebuah tarian tertentu untuk bisa dipahami oleh penimatnya. Yang dimaksut ruang dan waktu adalah ruang gerak.

Tari merupakan alat ekspresi ataupun sarana komunikasi seseorang seniman kepada orang lain (pennton/penikmat). Sebagai alat ekspresi tari mampu menciptakan untaian gerak yang dapat membuat penikmatmya peka terhadap sesuatu yang ada dan terjadi di sekitarnya. Sebab, tari adalah sebuah ucapan, pernyataan dan ekspresi daam gerak yang memuat komentar-komentar mengenai realitas kehidupan yang bias merasuk di benak penikmatnya setelah pertunjukan selesai.

Tari merupakan alat komunikasi Adalah tari melalui ruang gerak dan waktumembawa misi misi untuk disampaikan kepada penontonnya.
Menari merupkan keterampilan kusus, bahkan bakat itu menentukan kualitas tarinya. Namun, demikian bukan berarti bahwa seseorang yang kurang berbakat tida mempunyai peluang untuk menjadi penari yang berkulitas. Karena semua ketrampilan bias dipelajari, dilatih, dan dibiasakan.
B.     Definisi tari

a.        menurut curt sachs
adalah gerak yang ritmis dalam buku World History of the dance
b.      Menurut Corrie Hartong
dalam buku Danskunst tari adalah gerak ryang diberi bentuk dari badan didalam ruang
c.       Menurut La meri
tari adalah subyektif yang diberi bentuk objektifMenurut soedarsono tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan dengan gerak gerak ritmis yang indah
d.      Menurut B .P .A. Soerjodiningrat
Tari adalah gerak-gerak ari seluruh anggota tubuh/badan yang selaras dengan bunyi music (gamelan), diatur oleh irama yang sesuai dengan maksud dan tujuan di dalam tari. Dalam Babad Lan mekaring Djoget Djawi.
e.       menurut soedarsono
Tari adalah bentuk subyektif yang diberi bentuk objektif
Dari definsi tari yang diupayaan oleh para ahli dapat menarik kesimpuan yaitu:
Bahan baku tari adalah gerak yang ritmis. Namun, gerak yang ritmis itu harus lahir dari jiwa manusia karena tari sebagai ekspresi yang diungkapkan manusia untuk dinikmati dengan rasa. Rumusan dar beberaa definsi para ahli, yaitu: tari adalah bentu gerak yang indah dan lahir dari tubuh yang bergerak, berirama dean berjiwa sesuai dengan masud dan tujuan tari. Dari rumusan tersebut, ditemukan beberapa aspek pengertian tari yaitu: bentuk gerak tubuh, irama, jiwa, maksut dan tujuan tari.
Aspek Aspek Tari
1.      Bentuk
Sebuah tari akan menemuan bentuk seninya bila penggalaman batin pencipa (penata tari) maupun penarinya dapat menyatu dengan penggalaman lahrnya (ungkapannya), yaitu tari yang disajikan bias menggetarkan perasaan atau emosi penontonnya. Dengan kata lain, penonton merasa terkesan setelah menikmati pertunjukn tari.
2.      Gerak
Adalah tenaga atau energi yang mencakup ruang dan waktu
Gerak dibedakan menjadi 2 yaitu gerak murni dan maknawi
a.       Gerak murni (pure movement) atau disebut gerak wantch adalah gerak yang disusun dengan tujuan mendapatkan bentuk artistic (keindahan) dan tidak mempunyai maksut-maksut tertentu.
b.      Gerak maknawi (gesture) atau gerak tidak wantah adalah gerak yang mengandung arti atau maksut tertentu dan telah distilasi (dari wantah menjadi wantah), misalnya gerak ulap-ulap dari tari jawa merupakan stilasi dari orang yang sedang marah dan sebagainya.

Berdasarkan bentuknya tari dibedakan menjadi dua, yaitu representasional dan non representasional:
a.       Tari representasional adalah tari yang menggambarkan seorang petani, tari nelayan melukiskan seorang nelayan.
b.      Ari non reprentasional, yaitu tari yag melukiskan sesuatu secara simbolis, biasanya melalui gerak-gerak maknawi. Contohnya adalah tari golek, tari klana topeng, tari bedaya, tari serimpi, tari monggawa, dan sebagainya.
3.      Tubuh
Adalah alat wahana instrumen dalam tari.
keadaan tubuh sangat penting bagi seorang penari. Sebab, bagi seorang penari tubuh merupakan sarana komunikasi kepada para penontonnya ketika sedang membawakan perannya. Oleh karena itu bagi seorang penari bentuk tubuh yang khas sering menghadirkan teknik-teknik gerak yang khas pula. Postur tubuh yang tinggi-besar akan mempunyai tenik gerak yang berbeda dengan postur tubuh yang kecil ketika melakukan sebuah tarian yang sama.


4.      Irama
Adalah Iringan dalam tarian yang bisa membuat tampilan penari tersebut menjadi lebih bagus.
 tiga kepekaan irama yang harus dikuasai oleh seorang penari.
a.        Kepekaan terhadap irama iringan (lagu atau gending), dalam hal ini seorang penari harus peka terhadap irama yang ditarikan.
b.      Kepekaan terhadap irama gerak yaitu menggerakan anggota tubu dengan tempo yang telah ditentukan. Jadi, dalam hal ini seorang penari arus peka terhadap gerakan anggota tubuh (menari) kepada tempo irama yang sedang berbunyi.
c.       Kepekaan terhadap irama jarak, maksutnya adalah penggambilan jarak antar anggota tubuh yang digerakan sesuai dengan tata atuaran yang ditetapkan pada suatu tarian tertentu. Dan ditentukan oleh irama atau tempo dalam tarian.
5.      Jiwa
Jiwa adalah istilah abstrak. Sedangkan tubuh dalam arti pisik adalah kongkret. Jiwamerupakan satu kesatuan yang unik dari kesan-kesan, intuinsi-intuinsi dan keyakinan yang menafsir seluruh penggalaman. Kekuatan jiwa bias dikatakan sebagai tingkat kekuatan proses-proses stimulatif yang mengikuti persepsi (tanggapan) maupum motivasi (pendorongnya), karena penggalaman-penggalaman yang belum dipahami secara baik tidak akan membantu untuik memunculkan ebuah ungkapan. Dengan kata lain adalah apa yang belum terkesan tidak dapat terungkapkan.



SOAL ESSAY !

1.      Apa yang dimaksud dengan  Tari ?
Tari adalah ungkapan perasaan jiwa manusia yang diungkapkan melalui gerak ritmis yang indah dan diiringi musik

2.      Apa yang dimaksud tari sebagai alat ekspresi ?
Tari merupakan alat ekspresi ataupun sarana komunikasi seseorang seniman kepada orang lain (pennton/penikmat). Sebagai alat ekspresi tari mampu menciptakan untaian gerak yang dapat membuat penikmatmya peka terhadap sesuatu yang ada dan terjadi di sekitarnya. Sebab, tari adalah sebuah ucapan, pernyataan dan ekspresi daam gerak yang memuat komentar-komentar mengenai realitas kehidupan yang bias merasuk di benak penikmatnya setelah pertunjukan selesai.

3.      Apa yang dimaksud Tari sebagai Alat Komunikasi ?
Adalah tari melalui ruang gerak dan waktumembawa misi misi untuk disampaikan kepada penontonnya

4.      Jelaskan pengertian menari!
Menari merupkan keterampilan kusus, bahkan bakat itu menentukan kualitas tarinya. Namun, demikian bukan berarti bahwa seseorang yang kurang berbakat tida mempunyai peluang untuk menjadi penari yang berkulitas. Karena semua ketrampilan bias dipelajari, dilatih, dan dibiasakan.

5.      Apa saja manfaat tari itu?
- Sebagai hiburan
- Sebagai Komunikasi
6.      Jelaskan manfaat tari sebagai hiburan!
Sifatnya penikmat saja/menghibur saja dan tidak perlu ada persiapan. Hiburan dapat berupa: tarian, music, lawakan
7.      Jelaskan manfaat tari sebagai komunikasi!
Yaitu melalui gerak-ruang-waktu yang ada padanya yang membawa misi/pesan-pesan sebuah tarian tertentu untuk bisa dipahami oleh penimatnya. Yang dimaksut ruang dan waktu adalah ruang gerak.
8.      Sebutkan tiga definisi tari menurut para ahli tari yang anda ketahui?
a.       menurut curt sachs
adalah gerak yang ritmis dalam buku World History of the dance
b.      Menurut Corrie Hartong
dalam buku Danskunst tari adalah gerak ryang diberi bentuk dari badan didalam ruang
c.       Menurut La meri
tari adalah subyektif yang diberi bentuk objektifMenurut soedarsono tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan dengan gerak gerak ritmis yang indah
d.      Menurut B .P .A. Soerjodiningrat
Tari adalah gerak-gerak ari seluruh anggota tubuh/badan yang selaras dengan bunyi music (gamelan), diatur oleh irama yang sesuai dengan maksud dan tujuan di dalam tari. Dalam Babad Lan mekaring Djoget Djawi.
e.       menurut soedarsono
Tari adalah bentuk subyektif yang diberi bentuk objektif

9.      Dari definsi tari yang diupayaan oleh para ahli dapat menarik kesimpuan yaitu?
Bahan baku tari adalah gerak yang ritmis. Namun, gerak yang ritmis itu harus lahir dari jiwa manusia karena tari sebagai ekspresi yang diungkapkan manusia untuk dinikmati dengan asa. Rumusan dar beberaa definsi para ahli, yaitu: tari adalah bentu gerak yang indah dan lahir dari tubuh yang bergerak, berirama dean berjiwa sesuai dengan masud dan tujuan tari. Dari rumusan tersebut, ditemukan beberapa aspek pengertian tari yaitu: bentuk gerak tubuh, irama, jiwa, maksut dan tujuan tari.

10.  Sebutkan Aspek Aspek tari ?
Bentuk , Gerak , Irama , Tubuh , Jiwa

11.  Apakah yang disebut dengan bentuk dalam tari, jelaskan!
Sebuah tari akan menemuan bentuk seninya bila penggalaman batin pencipa (penata tari) maupun penarinya dapat menyatu dengan penggalaman lahrnya (ungkapannya), yaitu tari yang disajikan bias menggetarkan perasaan atau emosi penontonnya. Dengan kata lain, penonton merasa terkesan setelah menikmati pertunjukn tari.

12.  Sebutkan macam-macam gerak?
a.       Gerak murni (pure movement) atau disebut gerak wantah
b.      Gerak maknawi (gesture) atau gerak tidak wantah

13.  Jelaskan yang dimaksut gerak murni atau gerak wantah!
Gerak murni (pure movement) atau disebut gerak wantch adalah gerak yang disusun dengan tujuan mendapatkan bentuk artistic (keindahan) dan tidak mempunyai maksut-maksut tertentu.

14.  Jelaskan yang dimaksut gerak maknawi atau gerak tidak wantah!
Gerak maknawi (gesture) atau gerak tidak wantah adalah gerak yang mengandung arti atau maksut tertentu dan telah distilasi (dari wantah menjadi wantah), misalnya gerak ulap-ulap dari tari jawa merupakan stilasi dari orang yang sedang marah dan sebagainya.

15.  Sebutkan  tari berdasakan bentuk geraknya!
A.     Tari representasional
B.     Ari non reprentasional

16.  Jelaskan yang dimaksut tari representasional!
Tari representasional adalah tari yang menggambarkan seorang petani, tari nelayan melukiskan seorang nelayan.

17.  Jelaskan yang dimaksut tari non reprentasional!
Ari non reprentasional, yaitu tari yag melukiskan sesuatu secara simbolis, biasanya melalui gerak-gerak maknawi. Contohnya adalah tari golek, tari klana topeng, tari bedaya, tari serimpi, tari monggawa, dan sebagainya.


18.  Mengapa keadaan tubuh sangat penting bagi seorang penari?
Sebab, bagi seorang penari tubuh merupakan sarana komunikasi kepada para penontonnya ketika sedang membawakan perannya. Oleh karena itu bagi seorang penari bentuk tubuh yang khas sering menghadirkan teknik-teknik gerak yang khas pula. Postur tubuh yang tinggi-besar akan mempunyai tenik gerak yang berbeda dengan postur tubuh yang kecil ketika melakukan sebuah tarian yang sama.

19.  Sebutkan tiga kepekaan irama yang harus dikuasai oleh seorang penari ?
a.       Kepekaan terhadap irama iringan (lagu atau gending), dalam hal ini seorang penari harus peka terhadap irama yang ditarikan.
b.      Kepekaan terhadap irama gerak yaitu menggerakan anggota tubu dengan tempo yang telah ditentukan. Jadi, dalam hal ini seorang penari arus peka terhadap gerakan anggota tubuh (menari) kepada tempo irama yang sedang berbunyi.
c.       Kepekaan terhadap irama jarak, maksutnya adalah penggambilan jarak antar anggota tubuh yang digerakan sesuai dengan tata atuaran yang ditetapkan pada suatu tarian tertentu. Dan ditentukan oleh irama atau tempo dalam tarian.

20.  Jelaskan yang dimaksut jiwa!
Jiwa adalah istilah abstrak. Sedangkan tubuh dalam arti pisik adalah kongkret. Jiwamerupakan satu kesatuan yang unik dari kesan-kesan, intuinsi-intuinsi dan keyakinan yang menafsir seluruh penggalaman. Kekuatan jiwa bias dikatakan sebagai tingkat kekuatan proses-proses stimulatif yang mengikuti persepsi (tanggapan) maupum motivasi (pendorongnya), karena penggalaman-penggalaman yang belum dipahami secara baik tidak akan membantu untuik memunculkan ebuah ungkapan. Dengan kata lain adalah apa yang belum terkesan tidak dapat terungkapkan.